Selasa, 17 Desember 2013

KEMOTERAPI PADA ANAK



Akibat  kemoterapi bervariasi, tergantung jenis, dosis dan kombinasi  obat. Obat tunggal mempunyai akibat lebih kecil, sedangkan dosis besar atau kombinasi meski lebih ampuh tapi mempunyai akibat lebih besar.  Beberapa sel  normal yang rusak akibat kemoterapi antara lain sel darah yang berfungsi mencegah infeksi, membantu pembekuan darah, , dan membawa oksigen ke seluruh  tubuh. Bila sel itu rusak, penderita kanker pun mudah terkena infeksi, memar dan mudah mengalami perdarahan. Badan terasa lemah karena kurang energi. Kerusakan sel pada saluran pencernaan membuat penderita kanker  tidak bernafsu makan, mual, sariawan, dan diare. Kemoterapi juga bisa membuat laki-laki mandul, sedangkan pada wanita bisa menimbulkan terhentinya siklus haid.
Kemoterapi juga membuat pasien botak sementara, serta   terganggunya fungsi reproduksi. Efek samping yang lebih berat bisa terjadi pada fungsi jantung, ginjal serta hati. Namun, saat ini telah tersedia obat anti muntah, obat penambah nafsu makan serta obat lain untuk mengatasi efek samping. Karena  kemoterapi memeliki efek samping, sebelum dikemoterapi, penderita kanker perlu diperiksa, seperti pemeriksaan darah, fungsi ginjal, dan hati.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar