Selasa, 17 Desember 2013

PENATALSANAAN RUANG PERAWATAN PADA ANAK



I.    GAMBARAN UMUM RUANG PERAWATAN
1.      Gambaran umum
Ruang perawatan anak di Rumah Sakit Labuang Baji berada di lantai 2, terdiri atas :
a.        Kelas III dengan jumlah kamar 6 kamar, yaitu :
·      E1 : 6 tempat tidur
·      E2 : 6 tempat tidur
·      E3 : 7 tempat tidur
·      E4 : 2 tempat tidur : 1 inkubator standar dan 1 inkubator tidak sesuai standar
·      E5 : 5 tempat tidur
·      E6 : 7 tempat tidur
b.       RPK : 4 tempat tidur
c.        Ruang tindakan : 2 tempat tidur
d.       Ruang administrasi/ruang perawat : 1 buah
e.        Ruang dokter muda/coass : 1 buah
f.        Ruang asisten anak : 1 buah
g.       Dapur : 1 buah
h.       Gudang : 1 buah
i.         WC pasien : 2 buah
j.         WC petugas : 2 buah

Adapun batas Ruang Perawatan Anak Baji Minasa adalah :
·      Sebelah selatan : lapangan bulutangkis
·      Sebelah utara : pagar RS
·      Sebelah barat : masjid dan koridor
·      Sebelah timur : pagar RS

2.      Ketenagaan

NO
JENIS TENAGA
TINGKAT PENDIDIKAN
JUMLAH
STATUS
1.



2.


3.



4.
Keperawatan



Non Keperawatan


Medis



Cleaning Service
D III Keperawatan

Perawat

SMA (Bag. Admisnistrasi)

Residen
Coass


-
16 orang

1 orang

1 orang






1 orang
8 orang PNS
8 orang kontrak


Kontrak






kontrak


II.    ANALISIS SWOT RUANG PERAWATAN ANAK BAJI MINASA
1.      Strength (kekuatan)
a.      Merupakan RS rujukan Pemda Kota Makassar
b.      Terdapat tenaga keperawatan yang berpendidikan D IV keperawatan   orang serta rata-rata tenaga keperawatan berpendidikan D III keperawatan (60%)
c.      Kapasitas tempat tidur 33 buah dengan 7 kamar.
d.     Tenaga keperawatan mengikuti pelatihan-pelatihan secara berkala dan bergilir
e.      Pengalaman kerja tenaga keperawatan cukup lama dengan rata-rata 5 – 30 tahun
2.      Weakness (kelemahan)
a.      Standar asuhan keperawatan belum diterapkan secara penuh
b.      Fasilitas keperawatan yang belum memadai dalam melakukan tindakan keperawatan
c.      Belum tersedianya ruang perawatan khas/ruang isolasi untuk merawat pasien-pasien yang harus dirawat terpisah dengan penyakit lainnya.
d.     Belum tersedianya ruang khusus untuk bermain bagi anak yang dirawat.
e.      Rata-rata perawat pelaksana belum merasa puas dengan insentif dibandingkan beban kerja yang ada
3.      Opportunity (peluang)
a.      Kebijakan RS untuk meningkatkan pelayanan kesehatan
b.      Ada kebijakan RS bagi nperawat untuk melanjutkan pendidikan
c.      Adanya mahasiswa S1 keperawatan dan mahasiswa institusi lain yang melakukan praktek profesi di ruangan
d.     Kebijakan ruangan dalam pengadaan alat dan bahan secara berkala
4.      Threatment (ancaman)
a.      Tuntutan masyarakat akan pelayanan keperawatan professional dan tanggung gugat pasien semakin tinggi
b.      Persaingan antar RS semakin meningkat terutama RS swasta
c.      Kebijakan AFTA yang memungkinkan masuknya tenaga kesehatan luar negeri ke Indonesia





































Tidak ada komentar:

Posting Komentar